Sabtu, 21 Juli 2012

Why did i choose Urban and Regional Planning ?

waterfront city
Udah satu tahun nih aku kuliah di UGM jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota. Tentunya aku juga pernah dong mengalami yang namanya galau "mau kuliah jurusan apa ya ntar" seperti anak SMA kelas XII pada umumnya. Si ibu bilang "kamu kuliah di kedokteran aja biar kayak anaknya temen ibu itu lho, pokoknya kalau milih jurusan itu yang prospek masa depannya bagus, bla bla bla", si bapak bilang "ya terserah kamu, kamu sukanya apa, ya kalau bisa ya jurusan yang ntar kalau lulus bisa jadi PNS", aduh ini bapak sama ibu sama aja deh, ga ngasih solusi sama sekali, malah jadi tambah galau akunya.

Karena akupun juga masih belum ada bayangan sama sekali mau kuliah dimana dan jurusan apa (sebenernya ada sih, aku pengen banget kuliah di bidang fashion designer atau arsitektur lah karena hobi aku menggambar, tapi ga dibolehin orang tua), akhirnya aku ikut-ikutan temenku semacam test psikologi gitu, sama psikolognya yang dilihat adalah aura dan grafologi (tulisan tangan). Pas disana yang pertama kali dilihat adalah auraku kemudian tulisan tangan dan tanda tanganku, terus akhirnya dijelasin ini itu tentang kepribadianku. Akhirnya bapak psikolognya merekomendasikan tiga jurusan yaitu : Planologi, Teknik Sipil, dan Kedokteran Gigi. Planologi ini ada di urutan pertama, yang muncul di benakku adalah "planologi itu jurusan apa sih, kok baru denger, itu jurusan tentang tanaman-tanaman gitu ya?"

Langsung deh aku googling tentang planologi dan ketemunya adalah ilmu tentang perencanaan wilayah dan kota (jauh banget sama ilmu tentang tanaman-tanaman, haha). Dan dari blog-blog yang aku baca planologi atau perencanaan wilayah dan kota (pwk) ini kayaknya oke juga deh, prospeknya bagus dan tidak semua universitas di Indonesia punya jurusan planologi, jadi tingkat persaingannya pun ga begitu ketat di dunia kerja, selain itu jurusan ini juga banyak jalan-jalannya (survey) ga cuma kota-kota di Indonesia aja lho, tapi juga di luar negri, asik kan? abis itu nantinya juga akan banyak aspek bidang yang dipelajari di pwk, misalnya ekonomi, sosial, kependudukan, lingkungan, dll. Universitas di Indonesia yang ada jurusan planologinya antara lain :


1. Institut teknologi medan (itm)
2. Univ. Bung hatta padang (ubh)
3. Univ. Tarumanagara jakarta (untar)
4. Univ. Trisakti jakarta (usakti)
5. Univ. Krisnadwipayana (unkris)
6. Univ. Indonusa esa unggul (unesa)
7. Institut teknologi indonesia tangerang (iti)
8. Univ. Pakuan bogor (unpak)
9. Univ. Pasundan bandung (unpas)
10. Univ. Islam bandung (unisba)
11. Institut teknologi bandung (itb)
12. Univ. Winayamukti (unwim) sumedang
13. Unikom bandung
14. Institut teknologi nasional bandung (ittenas)
15. Univ. Negeri sebelas maret solo (uns)
16. Univ. Diponegoro (undip)
17. Univ. Gajah mada yogyakarta (ugm)
18. Sekolah tinggi teknologi nasional yogyakarta (sttnas)
19. Univ. Islam sultan agung semarang (unnisula)
20. Univ. Brawijaya malang (unibraw)
21. Institut teknologi nasional malang (itn)
22. Institut teknologi sepuluh November Surabaya (its)
23. Univ. Sains dan teknologi jayapura (ustj) papua
24. Univ. Hasanuddin makassar (unhas)
25. Univ. 45 makassar
26. Univ. Islam alauddin makassar (uin)
27. Univ. Sam ratulangi (unsrat) manado

Sekarang yang jadi pertanyaanku setelah mantap memilih pwk "aku mau jurusan pwk yang dimana ya, di UGM, ITB, UNDIP atau mana? mana sih yang paling bagus?" Dan dengan banyak pertimbangan akhirnya di SNMPTN undangan aku milih jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota - UGM sebagai salah satu pilihan program studi (setelah salat istikharah dan macem-macem). Kenapa aku pilih pwk UGM? Pertama, karena aku ga bisa jauh dari orang tua, dan UGM lah yang paling deket, 30 km dari rumah. Kedua, pwk UGM meskipun termasuk jurusan yang terbilang masih berusia muda (terbentuk pada tahun 2003) tapi akreditasinya udah A. Tapi kalau ditanya mana yang paling bagus, agak bingung juga sih jawabnya, karena kata kakak tingkat aku, setiap pwk baik di UGM, ITB, atau UNDIP (misalnya) punya keunggulannya sendiri-sendiri.

Terus si ibu tanya deh "kalau kamu kuliah di jurusan pwk nantinya mau kerja apa?" Tenang aja, lulusan pwk bisa kerja di banyak tempat kok karena cakupan ilmunya sendiri luas, ini contohnya.


Intansi Pemerintah
- Bappenas
- Depkeu
- Dep Pekerjaan Umum
- Dep Perhubungan (terutama yg ambil spesialisasi perencanaan transportasi)
- Depdagri
- Kementrian Lingkungan Hidup
- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
- Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal
- Pemerintah Daerah (Bappeda, Dinas Tata Kota)

Swasta
- Kontraktor/konsultan perencanaan kota/wilayah, pembangunan jalan, dll.
- Developer/Real Estate
- Konsultan Property 

Organisasi Internasional (terkait pembangunan)
- World Bank
- UNDP
- UNHCS (Habitat)
- ILO
- Asean Secretariat
- Asian Development Bank, dll

Dosen
LSM
dll

Dan alhamdulillah setelah melewati proses yang panjang akhirnya aku diterima di program studi Perencanaan Wilayah dan Kota - Fakultas Teknik UGM,, dan sampai sekarang aku enjoy-enjoy aja dan banyak pengalaman baru yang aku dapat setelah masuk jurusan pwk :)


sumber : 
http://gilangpamungkas.wordpress.com/2009/10/30/profil-jurusan-planologi-perencanaan-wilayah-dan-kota/ 
http://dubai2u.tistory.com/2
 

2 komentar:

  1. Dijelaskan diatas kalau kata kakak tingkat kaka tiap univ kelebihan nya beda2. Nah bisa tolong dijelasin ga kak bedanya planologi di ugm itb sama undip. Makasig

    BalasHapus
  2. Dijelaskan diatas kalau kata kakak tingkat kaka tiap univ kelebihan nya beda2. Nah bisa tolong dijelasin ga kak bedanya planologi di ugm itb sama undip. Makasig

    BalasHapus